HAIKU TAI
panggilan alam
perut melilit dahsyat
lari ke jamban
plung!
bau menyengat
perlahan menyeruak
di ruang rapat
hwekkk!
kalimat tai
melumer di mulutnya
ingin meludah
cuihh!
saya punya anggapan puisi dan penciptanya punya magis yang senantiasa (dalam waktu bersamaan) mengamati dan mengawasi apa-apa yang terjadi di sekitarnya seperti halnya mercusuar di pesisir pantai, meskipun caranya berbeda. pun begitu mereka juga sama-sama "tinggi"
Komentar
Posting Komentar