Tulisan
Menurut saya puisi "Tulisan di tembok" karya Acep Zamzam Noor ini adalah sebuah kritik dan ungkapan keprihatinan penulis terhadap kondisi dunia, karena mungkin penulis membuat puisi ini pada saat dunia banyak dilanda perang dan antar satu negara dan yang lain saling bertikai.
Pada bait pertama cukup jelas digambarkan keadaan dunia yang sangat tidak nyaman dan perang yang tak kunjung berakhir, juga banyak upaya-upaya yang dilakukan semacam perundingan-perundingan yang bertujuan untuk menyelesaikan peperangan namun hanya berujung sia-sia dan penghargaan nobel pun seakan diobral dan tidak ada artinya.
Pada bait kedua juga melengkapi dari bait pertama, di bait ini diibaratkan kapal-kapal kehilangan pelabuhan, pesawat-pesawat kehilangan landasan dan lain-lain, itu karena perang yang tak kunjung usai seakan pesawat kehilangan landasannya dan tak henti-hentinya beterbangan di langit, sampai kekuasaan terus berganti pun perang belum juga usai.
Komentar
Posting Komentar