Dibawah poho beringin
ingin kunikmati senyummu dengan cara apapun tujuh kali seminggu
walau ketika kutahan kencing
hingga kelak aku kencing dicelana
membuang sehimpun kalimat cinta yang bau pesing
namun melegakan
dihadapanmu
saya punya anggapan puisi dan penciptanya punya magis yang senantiasa (dalam waktu bersamaan) mengamati dan mengawasi apa-apa yang terjadi di sekitarnya seperti halnya mercusuar di pesisir pantai, meskipun caranya berbeda. pun begitu mereka juga sama-sama "tinggi"
Komentar
Posting Komentar