Selembar daun di tubuhmu
Didalam rumah
Euforia menjadi makna
Disetiap kata
Menjelma bahumu
Disetiap kekalutan
Haruskah ku arungi belantara di matamu
Sebab dunia
Memandangku berbeda
Sedang aku
Memandang dunia dengan sejuta tanya
Lalu akan segera kutulis
Bait terakhir di sajak ini
Serta dengan seksama
Kuamati dalam dalam wajahmu
Yang terpencil
Disebrang lamunan
Komentar
Posting Komentar