mati lampu di kampung
bisik tahlil bersahutan
pada bayang-bayang cahaya lilin
di bilik bambu di ruang tengah
tangis bayi pecah
ketika mikail menaburkan gemericik
namun perlahan terlelap
kala 10 ayat alkahfi dilantunkan
saya punya anggapan puisi dan penciptanya punya magis yang senantiasa (dalam waktu bersamaan) mengamati dan mengawasi apa-apa yang terjadi di sekitarnya seperti halnya mercusuar di pesisir pantai, meskipun caranya berbeda. pun begitu mereka juga sama-sama "tinggi"
Komentar
Posting Komentar