coba, mau bagaimana?
Adakah kau menerka
Bahwa di setiap inci di pelataran muka
Tempat manusia membagi tawa
Ada ruang tak bernama
.
Beribu liter anggur
Berpuluh drum nanah dan air mata
Meraung dengan riang
Di sudut-sudut ruang
Menanti giliran
Diteguk kala perjamuan datang
.
Singkatnya begini
Hidup adalah pilihan atas apa yang kita mau
Anggur atau nanah yang akan kita ramu
Kebahagiaan atau penderitaan yang kita tuju
Komentar
Posting Komentar