SKIZOFRENIA --- 2020
Hanya keluh yang lahir di benak saya ketika pandemi covid-19 datang di Indonesia, selain karena takut terpapar oleh virusnya, seluruh rencana dalam hidup harus ditata ulang kembali. Saya baru mengenal proses teater di akhir tahun 2019 dan sedang berlatih mempersiapkan pertunjukan Somad Juragan Kumed karya Hermana HMT dalam rangka Studi Panggung angkatan 32 Teater Awal Bandung yang tinggal menghitung hari untuk dipentaskan, terpaksa harus ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan.
Ilmu seni peran, prinsip-prinsip di atas panggung atau bahkan kultur proses di sanggar Teater Awal Bandung yang baru saya akrabi yang harus dihentikan menimbulkan rasa penasaran dan ketertarikan yang cukup besar di kepala saya.
Lalu di bulan Juni 2020 kalau saya tidak salah ingat, zampiter mengajak saya dan teman-teman seangkatan saya untuk berlatih kembali, awalnya saya kira zampiter mengajak untuk melanjutkan proses Studi Panggung, namun ternyata naskah baru lah yang akan digarap. Saya yang waktu itu masih anggota baru, ikut saja, meskipun sempat terlintas di pikiran saya untuk tidak ikut dengan alasan, tanggung! Nanti saja ikut lagi ketika proses studi panggung dimulai lagi.
Tapi beruntung saya ikut serta dalam proses ini karena saya dapat melihat langsung bagaimana teman-teman Teater Awal Bandung melakukan penyesuaian kondisi terutama adaptasi ruang dalam proses pertunjukan, hal itu terlihat pada pertunjukan Skizofrenia yang terbilang unik, karena naskah ini diorientasikan untuk "dipentaskan" di ruang tengah kos-kosan karena beberapa alasan dan pertimbangan.
Dari proses ini saya perlahan-lahan menyalami ilmu seni peran, juga mengakrabi kultur proses di Teater Awal Bandung yang menyenangkan. Sementara untuk penampilan, ya begitulah, harap maklum baru pertama kali, jelek saja belum.
Untuk menonton dokumentasi pertunjukan, dapat di klik lewat link ini https://www.youtube.com/live/o_vL1y5Bllg?si=IwnRurCFAliycDFi
Komentar
Posting Komentar